Pengambilan Material Tak Kantongi Izin Marak Di Buol, Pihak Terkait Diminta Segera Lakukan Penertiban

Pengambilan Material Tak Kantongi Izin Marak Di Buol, Pihak Terkait Diminta Segera Lakukan Penertiban

BUOL-Maraknya pengambilan material yang tidak Miliki Izin, Pihak berwenang di kabupaten Buol Sulawesi Tengah(Sulteng) diminta untuk segera menertibkan aktivitas penambangan ilegal atau pengambilan material tanpa kantongi izin di kelurahan Leok satu dusun Los milik Oknum kontraktor inisial FU

Hal itu berdasarkan informasi warga setempat yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada media ini Rabu 22/9/2021) mengatakan dimana ada aktifitas pengambilan material timbunan jenis domatu dan menggunakan satu unit Eksapator warna kuning sedang beroperasi di lokasi itu 

" Ada aktivitas penambangan ilegal pengambilan timbunan untuk kebutuhan proyek, untuk itu, kontraktor yang melakukan kegiatan tersebut harus segera ditindak dan ditertibkan.

Informasi tersebut lansung dilakukan infestigasi oleh media ini, dilapangan terlihat ada satu unit Eskafator yang sedang beroperasi dilokasi itu.

Salah satu pekerjanya mengunkapkan bahwa material tersebut untuk digunakan penimbunan dua proyek yakni proyek pada dinas kesehatan dan proyek Natadekoko yang berada di desa lamadong.

" Timbunan itu akan digunakan di dua proyek yaitu untuk proyek dinas kesehatan dan proyek di lamadong" tuturnya

Pihak Oknum kontraktor pemilik kegiatan itu yang berinisial FU dikonfirmasi Via Telvon pada Rabu(22/9)mengatakan lokasinya itu akan digunakan sebagai lokasi ternak, sehingga harus di ratakan dan materialnya sebagian akan digunakan untuk fasilitas umum seperti jalan, namun pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

" Saya sudah koordinasikan ke pihak terkait, dan lokasi itu akan saya gunakan untuk pembangunan usaha ternak ayam sehingga harus saya ratakan" kata dia

Sementara itu Dinas  Cabang Pertambangan Energi Dan Sumber Daya Mineral(ESDM) wilayah 1 Kabupaten Buol dan toli-toli mengatakan pihaknya belum pernah koordinasikan terkait hal ini, dikarenakan Pergub SIPB belum keluar Sehingga dari Cabang Dinas ESDM belum mempunyai dasar hukum terkait pemanfaatan batuan tersebut.

" Terkait pengambilan material untuk kebutuhan lokal di Kabupaten Buol, pihak Cabang Dinas ESDM belum berkoordinasi dengan siapapun, karena Pergub belum keluar" terangnya

Demikian juga Dinas Lingkungan Hidup(DLH)Kabupaten Buol selaku penerbit dokumen lingkungan baik itu UKL-UPL dan Amdal sebagai syarat pemenuhan izin galianC, Sunaryo Raukang mengatakan.

" DLH  TIDAK  pernah me rekomendasikan pengambilan material di tempat yg TIDAK miliki  IZIN" kata kadis

Sementara sudah sangat jelas dalam Undang-Undang Minerba Nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. UU Minerba yang baru (UU No. 3/2020) untuk memberikan kepastian hukum dan kepastian investasi wajib bagi pelaku usaha mengantongi IUP, IUPK serta KK dan PKP2B. Dengan terbitnya UU No. 3/2020, bagi pelaku usaha dalam ketentuan tersebut jika melanggar akan di pidana paling lambat 5 tahun penjara dan denda paling banyak 100 miliar, apa lagi yang sama sekali tidak mengantongi izin, , (Rahmat)

BUOL
Rahmat Salakea

Rahmat Salakea

Previous Article

Vaksinasi Di Desa Winangun, Polsek Bokat...

Next Article

Gaji BPD dan Aparat Desa Tayadun Siap Di...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 150

Postingan Tahun ini: 150

Registered: Jul 16, 2020

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 140

Postingan Tahun ini: 140

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 97

Postingan Tahun ini: 97

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 93

Postingan Tahun ini: 93

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
FKKD NTB Resmi Melaporkan Kasubdirektorat Dana Desa Kemenkeu RI

Follow Us

Recommended Posts

Luhut Binsar Pandjaitan Perkirakan Puncak Kasus Omicron Terjadi Awal Februari 2022
Tony Rosyid: Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep
Ekosistem Digital SIAPKerja Bagian Solusi Mudahkan dan Perluas Akses Pelayanan  Ketenagakerjaan
Kasal Resmikan Monumen TNI AL di  Taman Kota Caruban Asti Madiun
TNI AL Komitmen Modernisasi Alutsista  dan Optimalisasi Operasi Kemanusiaan