Hanya Kantongi Izin Eksplorasi Aktifitas PT BM Di Desa Busak Dua Sudah Produksi

Hanya Kantongi Izin Eksplorasi Aktifitas PT BM Di Desa Busak Dua Sudah Produksi

BUOL-Salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan(IUP) di desa Busak Kecamatan Karamat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah(Sulteng) hingga saat ini belum mengantongi izin Produksi namun diketahui sudah melakukan produksi dengan menggunakan alat berat berupa Eskavator beserta alat penangkap Emas berupa talang dan karpet yang di Motori oleh pengusaha kaya di buol.

Aktifitas perusahaan tersebut selain sudah melakukan produksi sebelum kantongi izin produksi juga sudah melakukan perambahan hutan kawasan yang dilindungi

Penambangan Emas Itu Viral di media Sosial Group Whatzapp Media OPD Buol Hinga menarik banyak perhatian dari berbagai pihak lewat postingan status wartawan senior di buol Basri Djulunau berbunyi,

(  " Penambangan emas ilegal dan pembabatan hutan  kawasan Desa Busak atau sekitar kilometer 16 terus berlangsung dan belum mendapat penindakan. Sejumlah oknum  diduga terlibat dalam penambangan ilegal ini, menggunakan dua alat berat jenis ExcavatorSelain kerugian negeri, dampak kerusakan lingkungan akan terjadi, dimasyarakat luas merasakan dampaknya...

Berdasarkan info yang diterima Kuat dugaan tambang ilegal ini ada backingannya.Olehnya buat para Insan pers (Wartawan) kalau ada waktu saya mengajak kawan-kawan besok hari Rabu sekitar jam 9 untuk bersama-sama kita investigasi ke lokasi tersebut" tulis Basri)

Menurut Basri penambangan ilegal itu diduga ada yang membekingi sehingga para pengusaha dan pemegang IUP berani melakukan kegiatan penambangan yang diluar ketentuan perundang-undangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini aktifitas penambangan itu tidak sesuai kententuan yang tertuang dalam IUP dimana komoditasnya bukan berupa EMAS namun Tembaga, Nikel dan Biji Besi, dengan Inzin Eksplorasi yang akan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2022 dengan luasan areal 12262, 00 HA, bernomor SK 840/812/DISESDM/GST/2016

KTU cabang KPH Pogogul kabupaten buol Abraham, dikonfirmasi media ini  Rabu (20/10/2021)melalui Via Telvon, mengaku perambahan hutan untuk pertambangan emas di diwilayah desa Busak dua kilo 16 berada di hutan kawasan, dan pihaknya sudah menurunkan tim kelapangan, selain itu juga pihaknya sudah melapor ke Gakum kemnterian kehutanan RI

 " Iya aktifitas perambahan hutan oleh penambang Emas di kilo 16 desa Busak dua masi berada di hutan kawasan dan tidak memiliki izin, olehnya kami sudah turunkan Tim ke lapangan, selain itu juga kami sudah melapor ke Gakum kementerian kehutanan RI" kata Abraham.

Sementara itu Kapolres Buol Dieno H Widodo dikonfirmasi media ini Jum'at (22/10/2021 mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan akan mengkoordinasikan dengan pihak kehutanan,

" Kemarin sudah kami turunkn tim untuk melakukan penyelidikan, setelah itu kami akan mengkoordinasikan dengan pihak kehutanan" kata Kpolres

Sampai berita ini di naikkan pihak pemegang Izin Usaha Pertambangan(IUP) PT Bulagidun Mineralindo beberapa kali dikonfirmasi melalui Via Telvon tidak bisa dihubungi bahkan disinyalir memblokir nomor ketika di hubungi(Rahmat)

Tunggu berita selanjutnya

BUOL
Rahmat Salakea

Rahmat Salakea

Previous Article

Wakil Bupati Buol Hadiri Penyerahan Piagam...

Next Article

Penambangan Emas Di Hutan Kawasan, KPH Pogogul...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 149

Postingan Tahun ini: 149

Registered: Jul 16, 2020

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 138

Postingan Tahun ini: 138

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 96

Postingan Tahun ini: 96

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 93

Postingan Tahun ini: 93

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
FKKD NTB Resmi Melaporkan Kasubdirektorat Dana Desa Kemenkeu RI

Follow Us

Recommended Posts

Luhut Binsar Pandjaitan Perkirakan Puncak Kasus Omicron Terjadi Awal Februari 2022
Tony Rosyid: Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep
Ekosistem Digital SIAPKerja Bagian Solusi Mudahkan dan Perluas Akses Pelayanan  Ketenagakerjaan
Kasal Resmikan Monumen TNI AL di  Taman Kota Caruban Asti Madiun
TNI AL Komitmen Modernisasi Alutsista  dan Optimalisasi Operasi Kemanusiaan